News

Sosialisasi Anti Korupsi Pemprov Banten Dinilai Hanya Pencitraan –

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melaksanakan sosialisasi Pendidikan dan Penyuluhan Anti Korupsi di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Senin (3/5).

Akan tetapi sosialisasi tersebut dinilai hanya sekedar pencitraan saja. Hal itu dikarenakan kasus korupsi di Provinsi Banten tidak kunjung hilang.

Koordinator Umum Komunitas Soedirman (KMS) 30 Fikri Maswandi mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemprov Banten tersebut tidak tepat karena siapa pun tahu bahwa korupsi merupakan tindakan tercela dan tidak dibenarkan.

“Langkah Wahidin Halim dan Andika selaku Gubernur dan Wakil Gubernur dalam menggelar kegiatan pendidikan anti korupsi itu sangat tidak tepat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (3/5).

Lanjutnya, Pemprov Banten tidak benar-benar melakukan reformasi birokrasi. Hal itu dikarenakan beberapa tersangka yang telah ditetapkan tidak mendapatkan tindakan yang tegas.

“Karena kita masi mempertanyakan langkah pasti mengenai reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Wahidin dan Andika. Dimana empat tersangka ternyata tidak ditindak secara serius oleh Gubernur,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya menganggap kegiatan penyuluhan dan pendidikan anti korupsi yang digelar Pemprov Banten hanya seremoni dan pencitraan semata. Bahkan, terkesan hambur anggaran.

“Kami memandang kegiatan ini hanya seremoni dan pencitraan saja. Dan dengan anggaran yang ada, jelas ini juga menghambur-hamburkan anggaran,” tandasnya. (Fikram)



https://banteninsight.co.identity/sosialisasi-anti-korupsi-pemprov-banten-dinilai-hanya-pencitraan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=sosialisasi-anti-korupsi-pemprov-banten-dinilai-hanya-pencitraan

Related Articles

Back to top button