News

Sebanyak Rp629 Juta Uang Studi Excursion SMAN 3 Kota Serang Belum Dikembalikan Selama Setahun –

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Kota Serang membatalkan kegiatan Studi Excursion Ke Yogyakarta dikarenakan adanya Peraturan  Gubernur (Pergub) Provinsi Banten untuk berpergian keluar kota diawal pandemi Covid-19 14 Maret 2020 lalu.

Kegiatan yang diikuti oleh 370 siswa tersebut memungut biaya sebesar Rp1,7 juta persiswa dengan overall keseluruhan mencapai Rp629 juta.

Akan tetapi uang yang telah dibayarkan selama satu tahun tersebut hingga saat ini belum dikembalikan dan belum ada kepasatian pengembalian dari pihak sekolah. Sementara para wali murid menuntut pihak SMAN3 untuk mengembalikan uang tersebut secara utuh.

BACA JUGA: Studi Tour Gagal, Wali Murid SMAN 3 Kota Serang Minta Uang Kembali Utuh

Humas SMAN3 Kota Serang Mahmudin mengatakan pihaknya berencana akan melakukan pertemuan dengan para wali murid secara non-public atau perorang. Akan tetapi rencana tersebut dibatalkan digantikan dengan perwakilan perkelas dan juga dibatalkan.

“Tetapi untuk supaya lebih, hasilnya lebih memuaskan kami berencana untuk mendatangkan semua orang tua secara overall keseluruhan yang ikut ke Jogja (Yogyakarta),” katanya saat ditemui di SMAN 3 Kota Serang, Rabu (17/3).

Akan tetapi rencana pertemuan dengan wali murid tersebut dilaksanakan setelah ujian sekolah. Kata dia, hal itu dikarenakan kasihan terhadap para siswa agar lebih center of attention terhadap ujian bukan memikirkan prihal perjalanan ke Yogyakarta.

Kata dia, dalam pertemuan tersebut pihaknya juga akan menghadirkan pihak ketiga dalam hal ini pihak excursion and go back and forth yang sudah menjalin Kerjasama dengan pihak SMAN3 Kota Serang.

“Secara langsung orang travelnya hadir,” katanya.

“Kalau nantinya ada suatu keputusan nanti misalkan ada keputusan pengembalian berapa totalnya nanti go back and forth yang nanti ngomong berkaitan dengan suatu pengeluran atau apapun go back and forth yang berbicara,” imbuhnya.

Saat ditanya wartawan mengenai jumlah uang yang akan dikembalikan oleh pihak sekolah. Ia mejawab tidak bisa membicarakan jumlah besaran uang yang akan dikembalikan kepada para siswa.

“Karena kita tidak bisa mengawang-ngawang, kalua nanti saya kasih statmen 90 persen atau berapa persen malah bahaya,” katanya sambal tertawa.

Ia juga mengatakan hingga saat ini pihaknya belum melakukan pertemuan dengan para wali murid untuk melakukan pembahasan terkait pengembalian uang tersebut.

Kendati demikian pihaknya akan siap memberangkatkan para siswa jika para wali murid menginginkan keberangkatan tersebut jika pihak go back and forth bersedia.

“Kalau ada orang tua yang ada lanjut aja kapanpun go back and forth siap,” katanya.

“Misalnya sekarang ni menurut orang tua laksankaan saja setelah ujian untuk refresing, misalnya. Pihak go back and forth sidah siap, siap berangkat,” ujarnya.

Akan tetapi ia juga menyampaikan secara administratif adanya suatu larangan berkumpul dan larangan perjalanan jauh. (Fikram)



https://banteninsight.co.identification/sebanyak-rp629-juta-uang-studi-tour-sman-3-kota-serang-belum-dikembalikan-selama-setahun/

Related Articles

Back to top button