News

BNNP Banten Sebut Transaksi Salah Guna Narkoba Bisa Lampaui APBD

WAR ON DRUGS: Kedatangan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten Brigadir Jendral (Brigjen) Hendri Marpaung disambut oleh Ormas Badak Banten Perjuangan. Foto/Raden/Ekbisbanten.com

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten Brigadir Jendral (Brigjen) Hendri Marpaung menyebut, transaksi penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan di Banten pada tahun 2019 mencapai Rp31-41 miliar dalam sehari.

“Ini baru sehari, kalau dikali satu minggu, bahkan satu tahun bisa mengalahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi Banten,” kata Hendri dalam sambutanya di schedule sosialisasi bahaya narkoba yang digelar oleh Badak Banten Perjuangan di Lontarbaru, Kota Serang, Rabu (10/3).

Hendri juga menuturkan, kasus penyalahgunaan Narkoba di banten cukup rawan, karena posisi Banten sebagai access level atau titik masuknya barang haram tersebut dari pulau Sumatera menuju pulau Jawa.

“Kejahatan narkotika ini dampaknya sangat besar, karena transaksi ekonominya bisa mecapai angka yang fantastis, bahkan mempengaruhi perekonomian negara,” ujar Hendri.

Untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di Banten, BNN Pusat mempunyai program Desa Bersinar yang akan melibatkan seluruh komponen masyarakat supaya bersama melawan narkoba.

“Nanti kita koordinasi dengan para lurah dan camat, serta relawannya dari masayarakat tersebut sehingga terbangun imuniasasi yang kuat terhadap penyebaran narkoba,” tutup Hendri. (Raden)


BNNP Banten Sebut Transaksi Salah Guna Narkoba Bisa Lampaui APBD

Related Articles

Back to top button