News

Asikk, Samsat Is going To Manufacturing unit Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor – Banten Perception

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Samsat Cikande Tangguh mempermudah pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) bagi para buruh dan karyawan yang bekerja di Pabrik melalui program “Samsat Is going To Manufacturing unit”.

Kepala Samsat Cikande Tangguh Rita Pramewari mengatakan program tersebut sudah pernah dilakukan pada tahun sebelumnya. Akan tetapi tahun 2021 ini pihaknya lebih mengenjot lagi pembayaran PKB bagi para karyawan pabrik.

“Mempermudah pelayanan wajib pajak yang berada di Pabrik, karena mereka (karyawan) tidak bisa keluar dari pabrik,” katanya kepada wartawasn banteninsight melalui sambungan phone, Senin (1/3).

Adapun pajak yang dapat dibayarkan melalui program Samsat Is going To Manufacturing unit yakni hanya pajak tahunan sementara untuk pajak lima tahunan dibayarkan langsung ke Kantor Samsat Cikande Tangguh.

Kata dia, sebelum mendatangi pabrik tersebut pihaknya melakukan kesepakatan kepada pihak pabrik yang menghadirkan ketua serikat pekerja.

Ia juga mengatakan program Samsat Is going To Manufacturing unit itu dilaksanakan dua kali dalam satu bulan yakni setiap tanggal 1 dan 15.

“Untuk sesi pertama ini kami laksanakan hingga jam 5 sore, sudah ada 14 unit motor yang membayarkan pajak tahunannya,” katanya.

Hal itu dilakukan untuk mengejar goal PKB tahun 2021 senilai Rp215 miliar yang saat ini sudah mencapai 11 persen atau Rp23 miliar.

Ia juga mengatakan besok akan melakukan kegiatan yang sama di Perusahaan Nikomas, ModernCikande. Kata dia, untuk perusahaan yang berada di wilayah Serang Timur (Sertim) lainnya. Pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu.

Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi Peraturan Gubernur Banten Nomor 2 Tahun 2021 Tentang penghapusan bea balik nama kendaraan bermotor, penyerahan kedua mutasi masuk dari luar daerah kedalam wilayah Provinsi Banten.

Sementara itu, Kepala Jasa Raharja Cabang Banten Dodi Apriansyah mengatakan program tersebut hadir untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam membayar pajaknya. Caranya dengan menyediakan satu unit kendaraan mobil di kawasan pabrik tertentu.

“Jadi kami menempatkan mobil Samsat keliling yang stand by means of di pabrik yang kami tuju sesuai dengan kesepakatan pihak control pabrik hari dan jam nya. Sebelumnya kami melakukan uji coba di PT Cemindo Gemilang (Semen Merah Putih) di daerah Bayah Kabupaten Lebak, dan kali ini kami hadir di Pabrik Indah Kiat Cikande Kabupaten Serang,” ujar Dodi.

Menurut Dodi, program tersebut selain memberikan kemudahan bagi wajib pajak (pekerja pabrik) membayar pajak PKB dan SWDKLLJ, juga kesempatan bagi pihak Jasa Raharja menyosialisasikan tugas dan peran Jasa Raharja kepada masyarakat sekitar.

“Selain itu, juga dapat menyosialisasikan program bebas BBN-KB Mutasi masuk dari luar Provinsi masuk ke Banten.

Melalui program tersebut kata Dodi, pihaknya juga memberitahukan kepada masyarakat bahwa membayar PKB dan SWDKLLJ itu setahun sekali, bukan 5 tahun sekali.

“Jadi melalui program “Samsat Is going To Manufacturing unit” ini seluruh wajib pajak di Banten tidak perlu antre dan jauh-jauh lagi datang ke kantor Samsat,” katanya.

Dodi melanjutkan, program yang dirintis Tim Pembina Samsat Banten yaitu Bapenda, Jasa Raharja dan Polri, bertujuan untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada para karyawan pabrik dalam mengurus pajak kendaraan bermotornya.

“Karena kami dari Tim Pembina Samsat melakukan jemput bola ke pabrik-pabrik dengan menempatkan petugas samsat yang bertugas di mobil samsat keliling di suatu titik yang masih berada di space pabrik tersebut,” terang Dodi.

Masih kata Dodi, tujuan program “Samsat is going to Manufacturing unit” ini agar masyarakat lebih mudah membayar PKB dan SWDKLLJ nya. (Fikram)



https://banteninsight.co.identity/asikk-samsat-goes-to-factory-permudah-pembayaran-pajak-kendaraan-bermotor/

Related Articles

Back to top button